Thursday, September 29, 2011
Pesawat Canggih Ini Mampu Terbang Tanpa Henti
Terinspirasi dari burung Godwit, yang mampu terbang ribuan kilometer, tanpa makan.
Para ilmuwan Lockheed mengambil inspirasi dari alam untuk membuat desain pesawat masa depan yang canggih: mampu terbang tanpa henti, dengan bahan bakar yang ramah lingkungan. Namanya: Lockheed Stratoliner.
Seekor burung Godwit yang menyumbang ide. Burung berekor batang itu adalah pemegang rekor dunia, dalam kategori terbang tanpa henti. Bahkan, spesies burung Australia itu diketahui mampu terbang sampai Alaska, tanpa berhenti makan, menempuh jarak menakjubkan, 7.256 mil atau sekitar 11.677 kilometer.
Takjub dengan kemampuan burung itu, desainer William Black mengambil sayapnya sebagai inspirasi -- untuk membuat sebuah jet 'tanpa emisi' menjadi konsep Lockheed Stratoliner. Pesawat ini akan menggunakan sayap seperti burung, yang berfungsi meningkatkan daya angkat.
Idenya adalah sebuah jet yang dapat terbang ke mana saja di Bumi - tanpa memancarkan polusi apapun. Bahan bakarnya menggunakan hidrogen.
Jalan masih panjang untuk mewujudkan mimpi itu. Selama ini, bahan bakar hidrogen baru diuji coba pada pesawat kecil.
Konsep yang dibuat Black mengilustrasikan, pesawat tanpa emisi yang bisa terbang ke mana pun di seluruh dunia -- mengunakan daya angkat aerodinamis ekstrem, untuk mencapai ketinggian di mana tekanan udara berkurang. Sehingga, pesawat bisa melayang seperti burung.
Laman milik Black, sang desainer, di Yanko Design mengatakan, "sayap berukuran besar menghasilkan energi pengangkatan dalam jumlah besar dan memungkinkan pesawat terbang di ketinggian." Jet ini menggunakan empat mesin Cryogenic Hydrogen Turbofan yang tidak mengakibatkan emisi dan bisa menyimpan bahan bakar. (eh)
Wednesday, September 28, 2011
Eropa Berencana Kirim Satelit ke Matahari
Solar Orbiter akan berada paling dekat 42 juta km dari bintang yang super panas itu
Ilustrasi rekaan satelit menuju Matahari (European Space Agency)
VIVAnews - Negara-negara Eropa mulai merancang misi ambisius: meluncurkan satelit menuju Matahari. Satelit itu akan sedekat mungkin dengan Matahari untuk mempelajari sejumlah misteri di tata surya ini.
Menurut stasiun berita BBC, misi itu sudah disetujui negara-negara anggota Badan Antariksa Eropa (ESA) di Paris pada 4 Oktober 2011. Bernama Solar Orbiter, satelit itu akan diluncurkan pada 2017 dengan perkiraan biaya mendekati satu miliar euro, atau sekitar Rp11,9 triliun.
“Saya sangat mengidam-idamkan terwujudnya misi Solar Orbiter. Ini akan menjadi referensi bagi ilmu fisika matahari untuk tahun-tahun berikutnya,” kata direktur ilmu pengetahuan ESA, Alvaro Gimenez, yang dikutip BBC.
Misi ini juga akan melibatkan NASA. Badan Antariksa AS itu akan menyediakan dua instrumen dan roket peluncur bagi Solar Orbiter.
Bagi ESA, misi ini untuk mempelajari dua misteri terbesar bagi kosmologi moderen, yaitu materi dan energi gelap. Menurut para ilmuwan, fenomena itu mendominasi dan membentuk Jagat Raya. Namun, asal usul dua misteri itu masih belum bisa dijelaskan.
Di penghujung 1990an, tiga ilmuwan menjelaskan penemuan energi gelap dan pengaruhnya bagi ekspansi kosmik. Penemuan mereka itu berbuah hadiah Nobel pada tahun ini.
Kini, tantangannya adalah bagaimana membuktikan secara langsung temuan para ilmuwan itu melalui misi ke Matahari. Tim ilmuwan ESA berencana bahwa Solar Orbiter akan berada paling dekat 42 juta km dari bintang raksasa yang super panas itu. Mereka yakin belum pernah ada benda dari Bumi yang sedekat itu.
Satelit itu diproyeksikan mampu menahan panas dari Matahari dengan suhu lebih dari 500 derajat celcius. “Solar Orbiter tidak hanya sekadar membuat foto-foto Matahari dengan resolusi tinggi, namun juga akan memberi informasi mengenai situasi Matahari dan luar angkasa di dekatnya,” kata Tim Horbury, ilmuwan dari Imperial College London yang turut merancang satelit itu.
Hotel Luar Angkasa Buatan Rusia
Hotel ini diklaim jauh lebih nyaman dari pada Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Hotel luar angkasa Rusia 1 (Orbital Technologies)
VIVAnews – Adu tanding antara angkasa luar antara Amerika Serikat dan Uni Soviet telah lama berakhir. Namun Rusia, pecahan terbesar Uni Soviet, melanjutkan tradisi penjelajahan langit. Sebuah perusahaan swasta di negara tersebut bahkan berencana membangun hotel pertama di luar angkasa.

Rencana pembangunan hotel di luar Bumi — 217 mil dari Bumi — itu diumumkan 15 Agustus 2011 lalu. Hotel tersebut bisa melayani tujuh tamu dalam empat kabinnya. Tiap kabin memiliki jendela besar, agar para tamu bisa memandang Bumi yang kebiruan dan berotasi.
Jangankan tinggal, menuju ke hotel tersebut adalah sebuah petualangan. Butuh waktu dua hari mengangkasa menggunakan roket Soyuz. Ini tentu saja menjadi perjalanan liburan yang supermahal. Lima hari menginap, tamu harus merogoh kantong dalam-dalam, antara 100 ribu sampai 500 ribu poundsterling.
Hotel atau stasiun luar angkasa komersial ini belum punya nama. Rencananya ia akan dioperasikan mulai tahun 2016. Menurut pembuatnya, stasiun itu akan jauh lebih nyaman dari pada Stasiun Luar Angkasa Internasional yang digunakan para astronot dan kosmonot.
Dalam kondisi non-gravitasi, para pengunjung bisa memilih, tidur secara horizontal atau vertikal. Sementara, air mandi akan diatur sedemikian rupa agar tidak mengalir ke tempat yang tak seharusnya. Sebab, tanpa gravitasi, air bisa mengalir ke segala arah. Sementara di stasiun luar angkasa, para penghuninya harus membersihkan diri dengan spons mandi.

Para wisatawan tajir yang mampu membayar akan didampingi kru berpengalaman yang bertugas menghangatkan makanan — yang disiapkan di Bumi dan dikirimkan ke hotel itu menggunakan roket.
Pengelola hotel ruang angkasa berencana menyajikan makanan yang lebih baik: daging pipi sapi dan jamur liar, kedelai tumbuk, sup kentang, dan makanan penutup, plume compote. Alih-alih makanan beku seperti yang dikonsumsi para astronot dan kosmonot.
Es teh, air mineral, dan jus buah juga akan disediakan. Namun, konsumsi alkohol dilarang keras. Sementara, penyiraman toilet akan menggunakan udara, bukan dengan air.
Semua limbah yang dihasilkan akan didaur ulang. Demikian pula dengan udara — yang akan disaring untuk menghilangkan bau dan bakteri, lalu dikembalikan ke kabin.
Sergei Kostenko, kepala eksekutif Orbital Technologies yang akan membangun hotel itu, menjamin tempat rekreasi yang mereka bangun tidak akan mengingatkan pada Stasiun Luar Angkasa Internasional. “Sebuah hotel harus nyaman dan dimungkinkan melihat Bumi melalui jendera besar,” kata dia, seperti dimuat Daily Mail.
Tak sembarang orang bisa singgah di hotel ini. “Hotel ini ditujukan untuk para jutawan dan orang yang bekerja di perusahaan swasta yang ingin melakukan penelitian di luar angkasa.’
Para tamu juga dimungkinkan untuk menjadi tuan rumah bagi tamu tak terduga. Perusahaan berencana mengoperasikan hotel itu sebagai lokasi penyelamatan darurat bagi astronot Stasiun Luar Angkasa Internasional yang mengalami krisis. (eh)

Monday, September 26, 2011
Satelit NASA Jatuh ke Bumi
Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA yakin satelit rongsok mereka telah jatuh dari orbitnya. Mereka yakin Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) jatuh pada Sabtu pagi waktu Amerika. Saat ini, para peneliti sedang memastikan di mana reruntuhan satelit itu akan jatuh
Tips Menjaga Data Tetap Aman di Internet
Baru-baru ini FBI mengumumkan terjadi penipuan online senilai US$11 juta.
Seorang pemilik sebuah usaha kecil mencurahkan darah, keringat, bahkan mungkin air mata untuk membangun usaha mereka. Bagi sebagian, mereka sudah menjalani impian yang hadir dengan pengorbanan itu. Namun, berapa yang pernah berhenti dan berpikir tentang kenyataan yang lebih mengerikan dari kepemilikan bisnis?
Dari sejumlah studi, hanya sedikit pengusaha yang memahami bagaimana sebuah serangan keamanan bisa dengan mudah menghancurkan usaha yang mereka bangun.
Baru-baru ini, FBI mengeluarkan peringatan bagi kalangan UKM seputar penipuan online yang telah mencuri detail perbankan dan digunakan untuk mengirimkan US$11 juta dari perusahaan kecil dan menengah Amerika Serikat ke sejumlah perusahaan di China.
“Ancaman ini sangat nyata dan mengabaikannya bisa menyebabkan musnahnya bisnis Anda. Jadi, bagaimana Anda melindungi diri Anda sendiri?” kata Darric Hor, General Manager, Indonesia & Philippines di Jakarta, 26 September 2011. Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan demi menjaga keamanan data.
Gunakan akal sehat
Hapus attachment yang meragukan–khususnya jika ia dikirim dari sumber yang tidak dikenal. Sebagai contoh, jangan download animasi yang menggiurkan dari situs yang tampaknya sangat tidak profesional. Dan jangan klik pada link di dalam pesan yang tampaknya aneh atau tidak seperti biasanya, meski ia dikirim oleh ‘teman’.
Dari sejumlah studi, hanya sedikit pengusaha yang memahami bagaimana sebuah serangan keamanan bisa dengan mudah menghancurkan usaha yang mereka bangun.
Baru-baru ini, FBI mengeluarkan peringatan bagi kalangan UKM seputar penipuan online yang telah mencuri detail perbankan dan digunakan untuk mengirimkan US$11 juta dari perusahaan kecil dan menengah Amerika Serikat ke sejumlah perusahaan di China.
“Ancaman ini sangat nyata dan mengabaikannya bisa menyebabkan musnahnya bisnis Anda. Jadi, bagaimana Anda melindungi diri Anda sendiri?” kata Darric Hor, General Manager, Indonesia & Philippines di Jakarta, 26 September 2011. Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan demi menjaga keamanan data.
Gunakan akal sehat
Hapus attachment yang meragukan–khususnya jika ia dikirim dari sumber yang tidak dikenal. Sebagai contoh, jangan download animasi yang menggiurkan dari situs yang tampaknya sangat tidak profesional. Dan jangan klik pada link di dalam pesan yang tampaknya aneh atau tidak seperti biasanya, meski ia dikirim oleh ‘teman’.
Metode yang umum digunakan oleh penyerang adalah menyamar sebagai teman dan mengirim pesan dengan file yang terinfeksi dengan malware ke pengguna lain.
Cerdas saat mendownload
Internet Security Threat Report terbaru menunjukkan bahwa jumlah serangan berbasis web harian di 2010 mencapai 93 persen lebih tinggi dibanding tahun 2009. Ini menegaskan pentingnya menghindari mendownload file yang tidak bisa Anda pastikan aman, termasuk freeware, screensaver, game dan program executable lainnya – setiap file dengan ekstensi *.exe atau *.com seperti ‘coolgame.exe’.
Cerdas saat mendownload
Internet Security Threat Report terbaru menunjukkan bahwa jumlah serangan berbasis web harian di 2010 mencapai 93 persen lebih tinggi dibanding tahun 2009. Ini menegaskan pentingnya menghindari mendownload file yang tidak bisa Anda pastikan aman, termasuk freeware, screensaver, game dan program executable lainnya – setiap file dengan ekstensi *.exe atau *.com seperti ‘coolgame.exe’.
Jika Anda harus mendownload dari Internet, pastikan untuk memindai setiap program sebelum menjalankannya. Simpan seluruh download ke dalam satu folder, lalu jalankan pemeriksaan virus/malware pada apapun yang ada di folder itu sebelum menggunakannya.
Berhati-hatilah dengan attachment email dan link
MessageLabs Intelligence Report April 2011 mengindikasikan bahwa 1 dari 168 email mengandung malware. Periksa seluruh attachment email yang masuk terhadap malware, meskipun karyawan mengenali dan mempercayai si pengirim.
Berhati-hatilah dengan attachment email dan link
MessageLabs Intelligence Report April 2011 mengindikasikan bahwa 1 dari 168 email mengandung malware. Periksa seluruh attachment email yang masuk terhadap malware, meskipun karyawan mengenali dan mempercayai si pengirim.
Penyerang saat ini semakin sering menerapkan metode yang sangat terarah di mana mereka meriset korban penting di dalam setiap perusahaan dan menggunakan serangan berbasis sosial engineering yang sudah disesuaikan untuk meraih akses ke dalam jaringan milik korban. Kode berbahaya kemudian bisa masuk ke dalam sistem dengan hadir seolah-olah dari sumber yang dikenal.
Selain itu, pastikan program email tidak secara otomatis mendownload attachment. Silakan mengacu ke opsi pengamanan atau menu preferensi milik program email Anda untuk instruksi lebih lanjut.
Gunakan solusi pengamanan yang bisa diandalkan
Solusi pengamanan saat ini – apakah hadir sebagai software ataukah lewat layanan terpusat – bisa melakukan lebih dari sekadar pencegah virus. Mereka memindai file secara reguler untuk mengetahui perubahan yang tidak lazim pada ukuran file, program yang sesuai dengan database malware milik software itu, attachment email yang mencurigakan, dan tanda-tanda peringatan lainnya. Ini merupakan langkah terpenting yang bisa dilakukan oleh usaha kecil untuk menjaga komputer bersih dari malware.
Tetaplah up to date
Sebuah solusi keamanan hanyalah sebagus berapa sering ia diupdate. Virus, worm, trojan horse dan malware baru lainnya lahir setiap hari, dan variasi mereka bisa terlewatkan oleh software yang tidak diperbarui.
Gunakan solusi pengamanan yang bisa diandalkan
Solusi pengamanan saat ini – apakah hadir sebagai software ataukah lewat layanan terpusat – bisa melakukan lebih dari sekadar pencegah virus. Mereka memindai file secara reguler untuk mengetahui perubahan yang tidak lazim pada ukuran file, program yang sesuai dengan database malware milik software itu, attachment email yang mencurigakan, dan tanda-tanda peringatan lainnya. Ini merupakan langkah terpenting yang bisa dilakukan oleh usaha kecil untuk menjaga komputer bersih dari malware.
Tetaplah up to date
Sebuah solusi keamanan hanyalah sebagus berapa sering ia diupdate. Virus, worm, trojan horse dan malware baru lainnya lahir setiap hari, dan variasi mereka bisa terlewatkan oleh software yang tidak diperbarui.
Solusi yang baik adalah yang melakukan hal ini secara langsung, tetapi kalau Anda ingin mengurangi beban tersebut sepenuhnya, Anda juga bisa menggunakan layanan terpusat, yang akan secara otomatis melakukan update secara transparan lewat koneksi Internet untuk membantu menjaga sistem milik karyawan tetap mutakhir dan konsisten dengan kebijakan perusahaan, baik saat mereka berada di kantor ataupun di lapangan.
Pastikan Anda mengedukasi karyawan pada poin-poin ini dan mengimplementasikan kebijakan yang memastikan bahwa perusahaan Anda mengikuti panduan-panduan di atas.
Pastikan Anda mengedukasi karyawan pada poin-poin ini dan mengimplementasikan kebijakan yang memastikan bahwa perusahaan Anda mengikuti panduan-panduan di atas.
Mungkin dibutuhkan investasi waktu dan uang di awal, namun tindakan pencegahan akan menghemat lebih banyak waktu dan uang di masa depan. Jangan biarkan perusahaan Anda menghadapi risiko menjadi korban serangan malware.
Ditemukan, 'Anomali' Lain Segitiga Bermuda
Ilmuwan AS menemukan, permukaan di wilayah Segitiga Bermuda ditutupi jutaan virus.
Segitiga Bermuda -- wilayah imajiner yang menghubungkan Puerto Rico, perairan Florida, dan Bermuda -- tenar karena imej mistisnya. Hal itu diperkuat fakta ratusan kapal dan pesawat menghilang di area itu. Meski akhirnya ditemukan, sejumlah kapal dalam keadaan kosong, tanpa kru dan penumpang yang menghilang misterius.
Seorang penulis, Vincent Gaddis in 1964 berpendapat, ada anomali yang menjelaskan fenomena aneh tersebut. Namun, Segitiga Bermuda memperoleh ketenarannya pada 1974, saat Charles Berlitz menerbitkan buku yang mempopulerkan Segitiga Bermuda sebagai 'Sea Devil' atau 'Laut Setan'.
Pasca itu, berbagai kelompok ilmuwan meneliti Segitiga Bermuda untuk menemukan anomali yang dianggap bertanggung jawab atas sekian kecelakaan aneh di sana. Namun tak ada satupun yang berhasil ditemukan. US Coast Guard bahkan menyajikan laporan yang menyebut, kejadian kapal lebih sering terjadi di Segitiga Bermuda dari wilayah lain, dikarenakan badai.
Pada tahun 1990-an, ketertarikan pada Segitiga Bermuda memudar. Namun, baru-baru ini, ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan 'anomali' lain di Segitiga Bermuda. Ini tak ada kaitannya dengan menghilangnya kapal atau pesawat.
Para ilmuwan Bermuda Institute of Oceanology yang dipimpin Professor Craig Carlson menemukan, permukaan air di kawasan itu dipenuhi berbagai macam virus. Kabar baiknya, virus itu tak mengancam manusia. Mereka hanya tertarik pada bakteri laut.
Temuan ini adalah hasil penelitian oseanografi di bagian barat laut Laut Sargasso -- yang berada dekat Segitiga Bermuda dan Pulau Bermuda -- selama sepuluh tahun.
Ilmuwan mengungkap, dinamika organisme mikroskopis itu terkait dengan musim. Contohnya, di musim panas, virus berlipat ganda di di lapisan air pada kedalaman 60 sampai 100 meter. Jumlah mereka bisa mencapai sepuluh juta partikel per satu tetes air. Di musim dingin, mereka tidak terdeteksi di permukaan, organisme itu memilih tinggal di lokasi yang lebih dalam.
Yang juga menarik, analisis para peneliti mengungkapkan, 90 persen dari DNA virus belum dikenal dalam ilmu pengetahuan. Mereka termasuk bakteriofag -- virus yang memangsa bakteri. Ilmuwan juga menemukan molekul organik bakteri mati di sekitar virus tersebut. Itu menjadikan permukaan air di kawasan tersebut kaya nutrisi. Ini berarti bahwa bakteriofag membentuk ekosistem mikroskopis di mana mereka tinggal.
Virus tersebut menciptakan 'kafetaria' di kawasan tersebut. Tak hanya menarik organisme plakton, tapi juga membuat Ikan paus dan lumba-lumba datang dan mencari makan di sana.
Para ilmuwan mengaku takjub dengan temuan yang mereka hasilkan. Sebab, sebelumnya mereka tak mengetahui peran virus ini dalam formasi ekosistem kelautan. Menurut ahli kelautan, virus laut kurang dipahami karena mereka sulit untuk ditangkap. Tapi sekarang jelas, mereka tak terhitung jumlahnya di semua lautan dan samudra.
"Jumlah mereka 95 persen dari total biomassa laut. Artinya, jumlah virus bahkan lebih besar dari kombinasi krill (sejenis udang kecil), ikan dan hewan yang lebih besar seperti ikan paus. Mengingat laju multiplikasi virus dan jumlah mereka, menjadi jelas betapa pentingnya peran mereka dalam siklus hara di planet ini," kata salah satu penulis, Dr Rachel Persons.
Meski penelitian dilakukan di Segitiga Bermuda -- lokasi unik di lautan -- para ahli yakin, dalam kasus ini tidak ada kelainan khusus untuk segitiga Bermuda. Virus juga ditemukan di sejumlah wilayah di lautan.
Pasca itu, berbagai kelompok ilmuwan meneliti Segitiga Bermuda untuk menemukan anomali yang dianggap bertanggung jawab atas sekian kecelakaan aneh di sana. Namun tak ada satupun yang berhasil ditemukan. US Coast Guard bahkan menyajikan laporan yang menyebut, kejadian kapal lebih sering terjadi di Segitiga Bermuda dari wilayah lain, dikarenakan badai.
Pada tahun 1990-an, ketertarikan pada Segitiga Bermuda memudar. Namun, baru-baru ini, ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan 'anomali' lain di Segitiga Bermuda. Ini tak ada kaitannya dengan menghilangnya kapal atau pesawat.
Para ilmuwan Bermuda Institute of Oceanology yang dipimpin Professor Craig Carlson menemukan, permukaan air di kawasan itu dipenuhi berbagai macam virus. Kabar baiknya, virus itu tak mengancam manusia. Mereka hanya tertarik pada bakteri laut.
Temuan ini adalah hasil penelitian oseanografi di bagian barat laut Laut Sargasso -- yang berada dekat Segitiga Bermuda dan Pulau Bermuda -- selama sepuluh tahun.
Ilmuwan mengungkap, dinamika organisme mikroskopis itu terkait dengan musim. Contohnya, di musim panas, virus berlipat ganda di di lapisan air pada kedalaman 60 sampai 100 meter. Jumlah mereka bisa mencapai sepuluh juta partikel per satu tetes air. Di musim dingin, mereka tidak terdeteksi di permukaan, organisme itu memilih tinggal di lokasi yang lebih dalam.
Yang juga menarik, analisis para peneliti mengungkapkan, 90 persen dari DNA virus belum dikenal dalam ilmu pengetahuan. Mereka termasuk bakteriofag -- virus yang memangsa bakteri. Ilmuwan juga menemukan molekul organik bakteri mati di sekitar virus tersebut. Itu menjadikan permukaan air di kawasan tersebut kaya nutrisi. Ini berarti bahwa bakteriofag membentuk ekosistem mikroskopis di mana mereka tinggal.
Virus tersebut menciptakan 'kafetaria' di kawasan tersebut. Tak hanya menarik organisme plakton, tapi juga membuat Ikan paus dan lumba-lumba datang dan mencari makan di sana.
Para ilmuwan mengaku takjub dengan temuan yang mereka hasilkan. Sebab, sebelumnya mereka tak mengetahui peran virus ini dalam formasi ekosistem kelautan. Menurut ahli kelautan, virus laut kurang dipahami karena mereka sulit untuk ditangkap. Tapi sekarang jelas, mereka tak terhitung jumlahnya di semua lautan dan samudra.
"Jumlah mereka 95 persen dari total biomassa laut. Artinya, jumlah virus bahkan lebih besar dari kombinasi krill (sejenis udang kecil), ikan dan hewan yang lebih besar seperti ikan paus. Mengingat laju multiplikasi virus dan jumlah mereka, menjadi jelas betapa pentingnya peran mereka dalam siklus hara di planet ini," kata salah satu penulis, Dr Rachel Persons.
Meski penelitian dilakukan di Segitiga Bermuda -- lokasi unik di lautan -- para ahli yakin, dalam kasus ini tidak ada kelainan khusus untuk segitiga Bermuda. Virus juga ditemukan di sejumlah wilayah di lautan.
Remote Control Bertenaga Surya
Murata, perusahaan tekonologi Jepang, bekerjasama dengan Universitas Kansai dan Mitsui mengembangkan sebuah remote control yang tidak mengharuskan penggunanya memencet tombol.
Menggunakan perangkat yang diberi nama Leaf Grip, pesawat televisi ataupun perangkat elektronik lain dapat dikendalikan dengan membengkokkan dan menggerakkan remot dengan berbagai cara. Alat ini sendiri diklaim sebagai puncak hubungan manusia dengan mesin.
“Remote ini memiliki desain konseptual baru yang mampu beroperasi dengan membengkokkan dan membelokkan remote,” sebuat Murata, seperti dikutip dari TechCrunch, 26 September 2011.
Remote ini mempunyai spesifikasi lintasan sensor pada kedua ujung kutub yang dihubungkan dengan sebuah plat yang terbuat dari film Pizoelektrik. Film tersebut terbuat dari bahan Kristal yang mampu menghasilkan aliran listrik. Ia juga dapat mendeteksi seperti gerakan.
Selain itu, remote control juga menggunakan pigmen untuk mengosongkan elektron saat remot menerima cahaya dan dirakit dengan sebuah sel fotovoltaik yang mengubah cahaya ke listrilk untuk mengganti fungsi baterai.
Sel fotovoltaik terletak bagian paling dalam, dengan diapit oleh film Piezoelektrik. Fotovoltaik merupakan panel aplikasi tenaga surya yang mampu menghasilkan aliran listrik. Untuk mencari saluran TV, remote cukup dibelokkan. Untuk mengatur volume, cukup bengkokkan remote.
Menurut produsennya, remot ini menggunakan sebuah pengembangan baru dari film pizoelektrik yang sangat transparan, organik dan bebas dari pyroelektrik, tanpa betarai. Murata juga menjadwalkan ujicoba remote selama eksibisi CEATEC Japan 2011, bulan depan.
Menggunakan perangkat yang diberi nama Leaf Grip, pesawat televisi ataupun perangkat elektronik lain dapat dikendalikan dengan membengkokkan dan menggerakkan remot dengan berbagai cara. Alat ini sendiri diklaim sebagai puncak hubungan manusia dengan mesin.
“Remote ini memiliki desain konseptual baru yang mampu beroperasi dengan membengkokkan dan membelokkan remote,” sebuat Murata, seperti dikutip dari TechCrunch, 26 September 2011.
Remote ini mempunyai spesifikasi lintasan sensor pada kedua ujung kutub yang dihubungkan dengan sebuah plat yang terbuat dari film Pizoelektrik. Film tersebut terbuat dari bahan Kristal yang mampu menghasilkan aliran listrik. Ia juga dapat mendeteksi seperti gerakan.
Selain itu, remote control juga menggunakan pigmen untuk mengosongkan elektron saat remot menerima cahaya dan dirakit dengan sebuah sel fotovoltaik yang mengubah cahaya ke listrilk untuk mengganti fungsi baterai.
Sel fotovoltaik terletak bagian paling dalam, dengan diapit oleh film Piezoelektrik. Fotovoltaik merupakan panel aplikasi tenaga surya yang mampu menghasilkan aliran listrik. Untuk mencari saluran TV, remote cukup dibelokkan. Untuk mengatur volume, cukup bengkokkan remote.
Menurut produsennya, remot ini menggunakan sebuah pengembangan baru dari film pizoelektrik yang sangat transparan, organik dan bebas dari pyroelektrik, tanpa betarai. Murata juga menjadwalkan ujicoba remote selama eksibisi CEATEC Japan 2011, bulan depan.
Eksekutor Penalti Tumit Itu Meninggal Tragis
Pencetak penalti unik dengan backheel atau tumit ini meninggal karena kecelakaan tragis.
Masih ingat dengan sosok pemain Uni Emirat Arab (UEA) bernama Awana Theyab? Pencetak penalti unik dengan backheel atau tumit ini telah menghembuskan nafas terakhir karena kecelakaan tragis.
Seperti dilansir The Sun, Senin 26 September 2011, pemain yang beroperasi sebagai gelandang ini mengalami kecelakaan mobil saat usai menjalani latihan rutin bersama rekan-rekannya di timnas Uni Emirat Arab.
Seperti dilansir The Sun, Senin 26 September 2011, pemain yang beroperasi sebagai gelandang ini mengalami kecelakaan mobil saat usai menjalani latihan rutin bersama rekan-rekannya di timnas Uni Emirat Arab.
Kecelakaan tragis yang melibatkan beberapa mobil itu terjadi di Sheikh Zayed Bridge, Abu Dhabi, kemarin waktu setempat. Kabarnya, kecelakaan itu dipicu Awana yang mengendarai mobil sembari menerima telepon. Ia kehilangan kendali dan akhirnya menabrak sebuah truk.
Arwana dikabarkan meninggal ditempat. Sedangkan saudaranya Raad yang baru berusia 13 tahun juga meninggal meski sempat mendapat pertolongan di rumah sakit terdekat.
Nama pemain 21 tahun ini langsung mendunia setelah ia mencetak gol penalti dengan backheel atau tumit pada Juli 2011 lalu. Aksi unik Awana ini terjadi saat UEA menggulung Lebanon dengan skor telak 7-2. Akibat aksinya itu, Awana sempat terancam sanksi karena dianggap melecehkan lawannya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
